Cara Memilih Hair Dryer yang Bagus Berdasarkan Jenis Rambut

Cara Memilih Hair Dryer yang Bagus Berdasarkan Jenis Rambut

Perawatan rambut untuk membuat rambut hitam dan berkilau memang tidak ada habisnya. Ketika keramas pun kamu berusaha untuk selalu menjaga keindahan rambutmu dengan menggunakan berbagai macam produk seperti sampo dan conditioner. Setelah keramas, pastinya kamu akan mengeringkan rambutmu, baik dengan handuk ataupun hair dryer. Jika waktumu sempit, menggunakan hair dryer pasti akan menjadi pilihanmu. Tahukah kamu bahwa penggunaan hair dryer yang salah dapat membuat rambut tampak kusam dan kering?

Ternyata, tidak semuanya seperti itu, ladies. Jika kamu memilih hair dryer yang tepat sesuai jenis rambutmu dan dengan cara yang benar, kamu bisa menghindari rambutmu dari kerusakan.

Cara Memilih Hair Dryer Berdasarkan Jenis Rambut

Berikut ini adalah cara memilih hair dryer berdasarkan jenis rambut yang harus kamu ketahui karena tidak semua jenis rambut dapat disamakan dengan setiap pemakaian hairdryer lho, ladies!

1. Rambut Normal

Normal

Rambut jenis ini tidak berminyak, tapi juga tidak kering. Cara perawatannya apun lebih mudah dibandingkan jenis rambut lainnya. Penggunaan suhu yang terlalu panas dapat membuat rambut menjadi kering dan mengembang. Untuk mengeringkannya, hindari temperatur yang terlalu tinggi pada hair dryer, pilihlah suhu panas medium.

2. Rambut Kering

Rambut kering

Tipe rambut kering mudah kusut, sulit disisir dan rapuh. Seringkali, rambut tipe ini tampak pecah-pecah dan tidak sehat. Untuk kamu yang memiliki tipe rambut ini, sebaiknya pilihlah hair dryer dengan tourmalin, agar kelembapan rambut tetap terjaga selama dikeringkan. Hairdryer tourmaline memancarkan panas infrared dan ion negatif membuat panas yang keluar terasa lebih lembut pada rambut sehingga membuat rambut tampak berkilau dan tidak mengembang ketika kering. Hair dryer ini juga membuat rambut tahan lebih lama dalam kondisi panas hair dryer tanpa membuat kerusakan pada rambut.

3. Rambut Berminyak

Rambut yang berminyak

Kelenjar minyak yang terlalu aktif karena kadar hormon yang tinggi menyebabkan rambut jadi sering terlihat lepek dan berketombe. Debu dan kotoran pun jadi lebih menempel, sehingga rambut tampak kusam. Untuk kamu yang memiliki rambut berminyak, hindarilah tourmalin. Pilih hair dryer reguler, dan berikan jarak sekitar 20-30 cm saat mengeringkan sambut.

4. Rambut Keriting

Rambut keriting

Rambut keriting cenderung memiliki tekstur yang kering, kasar dan mudah patah. Untuk menjaga kondisi agar rambut keriting tetap halus, pilihlah hair dryer dengan diffuser agar tidak mengganggu pola natural rambut.

5. Rambut Lurus

Rambut lurus

Jika berada dalam kondisi yang sehat dan prima, sisik rambut pada kutikula rambut akan tersusun rapi mendatar. Inilah ang membuat rambut lurus jadi tampak halus dan berkilau. Jika kamu ingin volume ekstra pada rambut lurus, hindari hair dryer yang memiliki teknologi ionic. Gunakan hairdryer dengan kecepatan tinggi.

Kenali 5 Manfaat Kondisioner untuk Merawat Rambut!

Kenali 5 Manfaat Kondisioner untuk Merawat Rambut!

Tak sedikit kaum wanita yang rutin keramas setiap harinya. Polusi udara dan cuaca yang panas memang membuat rambut jadi terasa cepat kotor dan berminyak. Namun, meski rutin keramas setiap hari, tentu tidak semua kaum wanita rajin menggunakan kondisioner untuk menjaga kesehatan rambut.

Ternyata untuk memperoleh rambut indah dan sehat tak cukup hanya menggunakan sampo saja lho, ladies. Penggunaan kondisioner yang tepat secara teratur akan membuat rambutmu jadi memperoleh 5 manfaat ini :

Memberi Nutrisi Untuk Batang Rambut

Aktivitas keramas dengan menggunakan sampo hanya mampu membersihkan pangkal rambut dan membuat nutrisi yang terkandung di dalam sampo akan diserap oleh akar rambut. Sedangkan untuk memberi nutrisi pada batang rambut, kamu harus menggunakan produk kondisioner. Itulah sebabnya mengapa kondisioner harus diaplikasikan pada batang rambut secara merata dan didiamkan beberapa menit sebelum dibilas.

Membantu Menjaga Kelembapan Rambut

Cuaca yang panas serta proses penataan yang sering kamu lakukan pada rambutmu bisa membuat kelembapan alami rambut jadi berkurang. Akibatnya, rambutmu jadi mudah kering, berubah warna atau mengalami pecah-pecah. Menggunakan kondisioner secara teratur terbukti mampu menjaga kelembapan rambutmu supaya tetap sehat dan memiliki warna yang alami.

Membuat Proses Penataan Jadi Lebih Mudah

Rambut yang kehilangan kelembapan dan mudah patah biasanya menjadi sulit diatur lho, ladies. Sehingga butuh proses perawatan yang konsisten agar tekstur rambut kembali lembut, sehat dan mudah ditata. Demi mendapatkan rambut idaman yang lembut dan sehat, penggunaan jenis kondisioner yang tepat harus segera kamu jalani mulai dari sekarang.

Hair Conditioner Ternyata Bisa Memperbaiki Tekstur Rambut

Jangan percaya kalau ada yang mengatakan bahwa kondisioner akan membuat rambutmu makin tipis dan tidak bervolume. Kalau kamu bisa memilih jenis kondisioner yang sesuai dengan kondisi rambutmu, maka kondisioner tersebut dapat memperbaiki tesktur rambutmu. Rambut yang tebal dan kasar sebaiknya menggunakan kondisioner yang berfungsi menipiskan rambut. Sedangkan rambut yang tipis memerlukan kondisioner yang dapat membuat rambut tampak lebih mengembang.

Rambut Jadi Lebih Wangi dengan Hair Conditioner

Bukan hanya bisa mendapatkan rambut yang lembut dan sehat, kondisioner juga bisa membuat aroma rambutmu menjadi lebih wangi. Biasanya aroma kondisioner akan melekat kuat jika digunakan pada rambut yang sudah bersih. Kamu pasti tampil lebih percaya diri dengan rambut yang sehat dan wangi ketika orang lain takjub melihat kondisi rambutmu yang begitu terawat.

Tampil cantik dan menarik tak selalu harus didukung dengan produk yang mahal. Sebab, jika kamu bisa mengenal dirimu sendiri, maka kamu bisa memilih produk kecantikan yang paling tepat untuk merawat keindahan tubuh dan kesehatanmu. Termasuk memilih produk kondisioner yang tepat ya, ladies!

Waspada! Wanita Juga Bisa Mengalami Kebotakan, Lho!

Waspada! Wanita Juga Bisa Mengalami Kebotakan, Lho!

Menjadi wanita itu sungguh tidak mudah. Ada banyak hal yang harus diperhatikan agar penampilan tampak selalu menarik. Mulai dari ujung rambut hingga ujung kuku kaki, semuanya patut dirawat secara cermat dan konsisten. Akan timbul masalah dan kecemasan baru kalau kamu mulai mengalami kerontokan rambut yang parah. Sudah pasti kamu jadi khawatir akan mengalami kebotakan.

Kebotakan pada pria bukanlah hal yang aneh. Bahkan kini para pria muda yang usianya kurang dari 30 tahun sudah mulai mengalami penipisan rambut hingga berangsur-angsur botak. Sebenarnya apakah kebotakan serupa juga bisa terjadi pada wanita?

Fakta Dibalik Kebotakan Pria dan Wanita

Pola kebotakan rambut pada pria dikenal dengan istilah alopesia androgenik. Kebotakan ini disebabkan oleh hormon testosteron yang diolah tubuh menjadi hormon dihidrotestosteron (DHT). Hormon DHT akan menyebabkan folikel rambut menyusut dan rambut pun semakin menipis hingga akhirnya botak. Selain pengaruh alopesia androgenik, kebotakan pada pria juga dapat disebabkan oleh faktor lain seperti operasi besar, terapi radiasi, infeksi jamur pada kulit kepala, jenis obat-obatan tertentu, serta penyakit demam berdarah dan tifus.

Sementara penyebab kebotakan pada wanita berbeda dengan kebotakan pria. Pada dasarnya, wanita tidak bisa mengalami kebotakan penuh seperti yang dialami pria. Karena tubuh wanita hanya memiliki hormon testosteron dengan jumlah yang sangat sedikit. Kasus kebotakan pada wanita sering ditemukan saat memasuki usia menopause. Sebab hormon estrogen pada wanita menopause akan berkurang dan hormon DHT akan mulai mempengaruhi kondisi rambut.

Selain masa menopause, kebotakan pada wanita juga bisa dipengaruhi oleh fluktuasi hormon di dalam tubuh. Masa-masa pasca melahirkan sering dikeluhkan sebagai penyebab kerontokan rambut. Kala hamil, tubuh wanita akan memproduksi banyak hormon estrogen yang turut meningkatkan pertumbuhan rambut. Sedangkan pasca melahirkan, produksi hormon estrogen akan berkurang dan bisa mengakibatkan kerontokan rambut.

Cara Alami Mencegah Kebotakan

Sebelum kamu terlanjur panik karena kerontokan rambut yang parah, sebaiknya kamu mengatasi hal tersebut dengan berbagai cara alami. Lakukan konsultasi dengan para ahli tata rambut untuk menemukan produk perawatan rambut yang bisa mengatasi masalah kerontokan secara efektif. Jangan sampai produk perawatan rambut yang keliru malah membuat rambutmu semakin rontok.

Selain itu, olahraga teratur ternyata juga penting untuk kesehatan rambutmu. Sejumlah nutrisi yang dibutuhkan oleh rambut dan kulit kepala akan terpenuhi bila sistem peredaran darahmu lancar. Sistem peredaran darah serta metabolisme tubuh yang lancar dapat dicapai melalui aktivitas olahraga secara teratur. Lakukan pula hal-hal yang membuatmu senang demi menekan efek samping stres bagi tubuhmu. Sebab stres juga bisa membuat kerontokan rambut menjadi semakin parah. Terakhir, jangan lupa mengonsumsi aneka makanan bergizi demi mencukupi kebutuhan gizi harian untuk seluruh organ tubuhmu, termasuk rambut.

Segera konsultasikan masalah kerontokan rambutmu dengan tim medis jika kamu sudah menyerah untuk mengatasinya ya, ladies. Penanganan kerontokan rambut sedini mungkin tentu akan meminimalkan risiko kebotakan rambut.

Manakah Cara Memotong Rambut yang Benar? Saat Basah Atau Kering?

Manakah Cara Memotong Rambut yang Benar? Saat Basah Atau Kering?

Jika kamu berpikir bahwa ada cara memotong rambut itu terikat aturan seperti kondisi rambut basah, pikirkan lagi. Pemotongan saat rambut kering memang tidak pernah lebih populer. Karena ini hanya untuk jenis dan gaya rambut tertentu yang hanya dapat dipotong ketika rambut benar-benar kering agar mendapat hasil yang lebih baik dan meningkatkan kondisi rambut.

Manakah Cara Memotong Rambut yang Benar? Saat Basah Atau Kering?

6 alasan berikut mungkin mengubahmu menjadi ingin beralih ke pemotongan saat kondisi rambut kering juga!

1) Solusi tepat untuk orang dengan rambut keriting dan bergelombang, adalah pemotongan saat kondisi rambut kering

Potong rambut saat kering, jika rambutmu keriting atau bergelombang?

Siapapun dengan rambut keriting dan bergelombang tahu persis bahwa di mana ketika memotong rambut dalam keadaan rambut basah akan menunjukkan hasil yang sangat berbeda ketika rambutnya telah kering dan mungkin hasilnya akan sedikit membuat kecewa. Pemotongan rambut kering, tidak akan membuat si rambut keriting terkejut dengan hasilnya. So, mau pilih kering atau basah nih?

2) Pemotongan saat rambut kering dapat membuatmu keluar dari salon lebih cepat

Potong rambut dalam kondisi kering akan membuat proses memotong lebih cepat

Pernah melihat bagaimana proses pemotongan dengan kondisi rambut basah? Umumnya setelah rambut mengering, penata rambut melakukan pemotongan ulang untuk merapikan hasil akhirnya, dan ini artinya kerja dua kali. Melakukan pemotongan saat rambut kering artinya menghilangkan  pekerjaan yang biasanya dilakukan dua kali. Jadi lebih cepat bukan?

3) Pemotongan saat rambut basah, artinya memperbesar resiko penipisan rambut

Potong rambut saat basah agar tidak jaid terlalu tipis

Rambut basah lebih rapuh, elastis dan rentan terhadap gesekan ketika sedang disisir berulang-ulang. Biasanya pemotongan saat rambut basah cenderung mengambil helai lebih sedikit selama seluruh proses, ini akan memperlama proses pemotongan. Satu hal lagi, ini sangat penting untuk jadi perhatian bagi orang-orang dengan rambut yang mulai menipis atau yang peduli tentang kerusakan.

4) Memotong dalam kondisi kering membuat hasilnya lebih jelas

Potong rambut dalam kondisi kering hasilnya akan lebih pasti

Ketika melakukan pemotongan rambut dalam kondisi kering, kamu benar-benar bisa melihat pergerakan rambut, bagaimana kondisi rambutmu dan berapa banyak yang benar-benar perlu dipotong. Cara ini juga bisa dijadikan pilihan ideal untuk rambut halus atau tipis.

Ketika rambut dipotong basah, banyak penata rambut yang hanya mengikuti formula dan melakukan gerakan-gerakan yang mereka pelajari saat belajar secara formal. Tapi ketika memutuskan untuk memotong dalam keadaan rambut kering, penata rambut benar-benar menyesuaikan bagaimana potongan rambut yang sesuai dengan bentuk wajah dan postur rubuhmu. Hal yang penting adalah hasilnya akan benar-benar sesuai dengan yang kamu bayangkan.

Incoming search terms:

  • herbal untuk rambut rontok parah
Model Rambut ‘Jadul’ yang Menjadi Tren di Kalangan Selebriti

Model Rambut ‘Jadul’ yang Menjadi Tren di Kalangan Selebriti

Model Rambut ‘Jadul’ yang Menjadi Tren di Kalangan Selebriti

Rambut ikal “ringlet” dari tahun ‘20an, ikal ala tahun ‘50an, kuncir kuda tahun ‘80an, dan masih banyak lagi, adalah ikon model rambut di eranya masing-masing. Seperti halnya tren-tren lain dalam fashion dan kecantikan, model rambut tersebut pun muncul kembali menjadi tren yang diusung oleh para selebriti dunia. Berikut ini adalah 9 di antaranya:

1920an: Gaya Rambut “Framed Face

Gaya rambut 1920an

Gadis-gadis di tahun ‘20an terlihat chic dengan rambut bob yang membingkai wajah mereka. Seperti halnya Demi Lovato yang meniru model rambut artis Gloria Swanson dengan rambut bob ikal “ringletnya” yang berwarna gelap. Tak ketinggalan, Demi pun menambahkan lipstik merah gelap yang sangat seksi.

1930an: Gaya Rambut “Tousled Ladies

Gaya rambut 1930an

Terinspirasi dari model rambut Katharine Hepburn yang ikal sebahu dengan belahan samping, Lili James pun terlihat anggun dengan improvisasi finishing yang lebih halus dan lembut.

1940an: Gaya Rambut Sanggul “New Age

Gaya rambut 1940an

Model rambut sanggul “new age” selebriti tahun ‘40an, Amber Heard, mendapat sentuhan modern dari Janis Paige dengan ujung rambut terurai dan aksesoris bernuansa emas. Benar-benar sentuhan yang sempurna!

1950an: Gaya Rambut “Molten Waves

Gaya rambut 1950an

Sebelum era rock-n-roll meledak di Amerika, era opera yang elegan masih sangat kental di tahun 1950an. Artinya, kamu akan banyak menjumpai gaya rambut ikal. Semakin tebal dan halus ikal rambutmu, semakin baik. Amy Adam adalah salah satu selebriti yang mengadopsi gaya rambut ini dan membuatnya terlihat modern dengan belahan pinggir.

1960an: Gaya Rambut “Beehive Beauties

Gaya rambut 1960an

Brigitte Bardot memiliki model rambut yang sangat ikonik di tahun ‘60an. Model rambut dengan volume dan tekstur seperti bangun tidur ini menjadi inspirasi Kate Bosworth dengan sentuhan yang lebih rapi dan halus. Sanggul Kate pun terlihat sangat elegan.

1970an: Gaya Rambut Demam Disko

Gaya rambut 1970an

Gaya rambut tahun ‘70an sangatlah ber-volume. Penyanyi Solange Knowles mengikuti gaya rambut supermodel dunia, Iman, dengan rambut keriting yang sangat mengembang. Meski berbeda era, keduanya sama-sama terlihat stylish dan menonjol dengan gaya rambut yang berani tersebut.

1980an: Gaya Rambut “Power Pony

Gaya rambut 1980an

Madonna adalah salah satu selebriti dunia dengan gaya yang selalu menjadi pusat perhatian. Keberaniaannya untuk tampil beda memang patut diacungi jempol. Seperti halnya gaya rambut Madonna di tahun ‘80an dengan kuncir kuda tinggi di belakang. Tak heran jika selama 2015 lalu, Beyonce pun menirunya dengan berbagai macam versi. Salah satunya adalah kuncir kuda samping.

1990an: Gaya Rambut “Let Loose

Gaya rambut 90an

Belah tengah, minim styling, dan sulur adalah model rambut yang menghiasi tahun 1990an. Tak terkecuali model Gwyneth Paltrow kala itu dengan sanggul di atas dan sulur rambut di depan. Dan kali ini, model dan aktris Emily Ratajkowski mengikuti model rambut yang sama, dan membuatnya terlihat lebih modern dengan sanggul yang lebih rendah dan sulur rambut yang lebih halus.

2000an: Gaya Rambut “Crimped Style

Gaya rambut 2000an

Era 2000an ditandai dengan rambut “crimped style” yang dibuat dengan cara mencatok rambut, kemudian mencatoknya lagi dengan catok bergerigi sehingga menghasilkan keriting kecil-kecil seperti gerigi. Britney Spears membuat “crimped hair” pada beberapa bagian rambutnya di era itu. Memang bukan gaya rambut terbaik sepanjang masa, namun Taylor berhasil membuatnya terlihat lebih manis dengan keriting gerigi yang lebih natural.

5 Tren Poni yang Membuatmu Tampil Lebih Menarik

5 Tren Poni yang Membuatmu Tampil Lebih Menarik

Bagi wanita, poni (bangs) merupakan hal yang penting karena sangat mempengaruhi penampilan terutama pada bagian wajah. Poni juga dapat digunakan untuk membentuk wajah, hanya dengan merubah potongan poni saja penampilan kita dapat menjadi lebih cute dan menarik.

Potongan poni juga dapat menyembunyikan beberapa kekurangan pada wajah kita. Banyak bentuk wajah yang dianggap kurang ideal seperti bentuk wajah oval dan kotak dapat dibuat menjadi lebih menarik serta proporsional dengan potongan poni yang tepat. Selain itu, bagi mereka yang memiliki masalah dahi atau jidat yang sedikit lebar juga dapat ditutupi dengan potongan poni. Poni juga bisa menutupi beberapa jerawat bandel yang muncul di sekitar wajah terutama di dahi.

Pentingnya si poni ini bagi penampilan perempuan memunculkan beragamnya style poni yang beberapa diantaranya menjadi tren. Berikut ini adalah 5 gaya poni yang bisa dicoba untuk membuat penampilan kalian jadi lebih kawaii dan menarik:

1. Side Swept Bangs

Gaya poni ini di Indonesia terkenal dengan poni samping atau poni lempar. Poni biasanya dipotong lebih panjang dari alis dan disisir ke arah kiri atau kanan wajah sesuai keinginan. Gaya poni ini sudah lama menjadi tren dan masih banyak disukai sampai sekarang, poni jenis ini cocok sekali untuk wajah oval.

2. See Through Bangs

Gaya poni terbaru yang populer di Korea, banyak sekali selebritis, ulzzang dan anggota girl group di Korea yang menggunakan gaya poni ini. Poni ini menjadi sangat booming di Korea dan kini menjadi tren di dunia. Gaya poni ini dapat membuat penampilan menjadi lebih manis dan cocok dengan bentuk muka apa saja. Poni dipotong ke arah depan dengan menipiskan bagian tengah poni sehingga menjadi layer yang tipis.

3. China Doll Bangs

Jenis poni ini disebut China Doll Style karena potongannya mirip sekali dengan boneka Cina atau boneka Jepang. Poni ini merupakan potongan poni lurus yang rata yang biasanya diatas garis mata. Banyak sekali perempuan Jepang yang menggunakan gaya poni ini. Namun, jenis poni ini kurang cocok untuk wajah yang bentuknya bulat.

4. Japanese-Idol Bangs

Poni ini banyak dipakai oleh para idola dari Jepang seperti AKB48. Poni jenis berpotongan lurus dan kemudian poni dibagi pada bagian pinggir dengan rasio tertentu. Pada potongan poni ini juga terdapat potongan yang lebih panjang di bagian ujung kanan dan kiri untuk membingkai wajah.

5. Center Parted Bangs

Poni jenis ini biasa disebut poni belah tengah. Poni ini dapat membuat penampilan menjadi lebih chic dan untuk mereka yang memiliki poni yang cukup panjang cocok sekali untuk mencoba gaya ini.

Itulah 5 gaya poni yang bisa kamu coba untuk membuat penampilan kamu jadi lebih menarik, tetapi perlu diingat potongan poni harus disesuaikan dengan bentuk wajah dan jenis rambut agar mendapat hasil yang maksimal. Selamat mencoba!

Masih Muda Tapi Sudah Beruban? Ini Dia Penyebab Rambut Beruban

Masih Muda Tapi Sudah Beruban? Ini Dia Penyebab Rambut Beruban

Menurut penjelasan para ahli, uban muncul karena proses tumbuhnya rambut tidak berasal dari sel- sel yang memproduksi warna. Timbulnya uban sebenarnya adalah hal yang normal karena usia juga semakin mempengaruhi kemampuan kita untuk mensintesis melanin dengan jumlah yang cukup (yang memberikan warna dasar pada rambut). Ketika menurunnya produksi melanin, maka uban pun bermunculan. Namun, jika uban muncul di usia yang masih muda, hal tersebut mungkin berkaitan dengan kebiasaan- kebiasaan buruk yang kamu lakukan. Yuk simak penyebab rambut beruban.

Faktor Genetis

Keluarga beruban

Kecenderungan beruban terlalu dini ternyata juga diturunkan. Jika orang tuamu beruban di umur yang masih muda, maka kemungkinan besar kamu juga akan mengalami hal yang sama. Coba tanya orang tuamu apakah salah satu dari mereka memiliki uban diusia muda.

Kekurangan Nutrisi

Rambut kita membutuhkan nutrisi yang memadai agar tumbuh sehat. Vitamin B12, mineral, tembaga dan zinc membantu metabolisme dan bertanggung jawab untuk memberikan warna alami pada rambut. Jika kekurangan nutrisi-nutrisi tersebut, warna rambutmu bisa berubah. Selain itu, kekurangan vitamin E dan C juga dapat menyebabkan rambut beruban.

Merokok

Jangan merokok

Kebiasaan tak sehat ini akan menghasilkan radikal bebas di dalam tubuh, selain itu juga menyebabkan stres oksidatif yang akan menurunkan kemampuan pigmentasi melanin. Hasilnya, rambut jadi beruban.

Pola Makan Tak Sehat

Makanan junk food

Makanan olahan dan junk food dapat menyebabkan penumpukan Advanced Glycation Endproducts (AGE) dan stres oksidatif yang akan memici penuaan dini pada rambut, yaitu berupa uban dan kerontokan. Jika kamu lebih sering mengkonsumsi makanan instan daripada makanan yang kaya akan vitamin, maka kamu akan kehilangan rambut hitam dan berkilaumu terlalu dini.

Nah itu dia ladies penyebab rambut beruban. Kamu bisa mengatasinya dengan menghindari penyebab tersebut. Selain itu, kamu juga bisa merawat rambutmu dengan bahan- bahan alami agar ubanmu semakin berkurang. Misalnya saja dengan black walnut yang akan meningkatkan produksi serta menjaga kelangsungan rambut hitammu atau daun kari yang sangat efektif untuk memperbaiki produksi melanin. Selain itu, makanan laut yang kaya akan yodium, tembaga dan zinc juga sangat bagus untuk mencegah rambut beruban. Kalau kamu ingin resep yang mudah dan ampuh untuk mengatasi rambut beruban, coba saja yang satu ini. Siapkan 1 cangkir jus wortel, 1 cangkir minyak wijen, dan ½ cangkir fenugreek (klabet) bubuk. Campur semua bahan, masukkan ke dalam botol, dan simpan di tempat yang terkena sinar matahari selama 21 hari. Gunakan ramuan ini selama 3 bulan pada rambut berubanmu dan kamu akan melihat ubanmu semakin berkurang. Rambut pun tampak indah kembali.

9 Gaya Rambut yang Membuatmu Tampak Lebih Tua

Gaya rambut yang menarik memang dianggap dapat menunjang penampilan seseorang. Walaupun begitu, ternyata beberapa gaya rambut justru merusak penampilan ‘kece’ kamu bahkan membuatmu terlihat lebih tua lho! Seperti beberapa gaya rambut berikut ini:

1. Gaya Rambut yang Terlalu Kaku

Rambut yang terlalu banyak menggunakan hairspray sampai terlihat sangat kaku dapat membuat penampilanmu terlihat tua! Pasalnya, rambut kaku karena terlalu banyak hairspray tidak terlihat natural dan tidak terlihat hidup. Jika kamu tidak ingin terlihat tua, hindari menggunakan hairspray secara berlebihan ya.

Gaya Rambut French Twist

2. Gaya Rambut French Twist 

Walaupun terlihat rapi dan menarik, gaya rambut french twist ini dapat membuat mu terlihat lebih tua! Terlebih lagi jika potongan french twist yang kamu kenakan terlalu rapi dan licin. Menurut Janine Jarman, pemilik salon Hairroin di Los Angles, rambut yang terlalu rapi dan licin membuatmu terlihat lebih kaku dan tua, sedangkan rambut yang lebih natural dapat membuatmu tampak lebih muda

Gaya Rambut Lurus Belah Tengah

3. Gaya Rambut Terlalu Lurus

Banyak yang menginginkan rambut yang sangat lurus, sayangnya rambut yang terlalu lurus juga membuatmu terlihat lebih tua dari tampilan aslimu. Selain rambut terlihat ‘capek’, rambut lurus juga membuat wajah terlihat lebih dewasa dan tegas.

4. Gaya Rambut Belah Tengah

Rambut belah tengah sempat popular dan sangat booming beberapa tahun silam. Sekarang pun tampilan rambut belah tengah masih terus banyak digemari oleh berbagai kalangan. Sayangnya tampilan rambut seperti ini membuatmu terlihat lebih tua. Rambut yang dibelah tepat dibagian tengah memberikan ilusi wajah yang lebih tua karena seiring dengan waktu,  gravitasi membuat wajah kita akan semakin turun dan rambut belah tengah membuat fokus wajah turun semakin terlihat.

Gaya Rambut Keriting RInglets

5. Gaya Rambut Ballerina Bun

Walaupun terkesan sangat manis, ternyata ballerina bun atau cepol alat balerina malah membuat wajah terlihat lebih dewasa dan tua. Dengan adanya rambut yang membingkai wajahmu dengan tepat, orang akan lebih fokus pada kekuragan yang ada di wajahmu. Selain itu jika cepolannya terlalu kecil maka hal ini dapat membuat kepala mu terlihat lebih besar.

6. Gaya Rambut Keriting Ringlets

Keriting ringlets dengan bentuk keriting yang terlalu padat, ternyata dapat membuat wajah terlihat lebih tua. Hal ini dikarenakan rambut akan terlihat lebih kaku, serta kurang fresh dan natural. Oleh karena itu ada baiknya coba gaya rambut keriting yang lebih longgar.

Gaya Rambut Keriting Gulung

7. Gaya Rambut Setengah ‘Ekor Kuda’

Setengah ekor kuda adalah kamu mengikat sebagian rambut atasmu dan membiarkan sisanya tergerai ke bawah. Walaupun terkesan imut, ternyata hal ini justru membuatmu terlihat lebih tua. Terlebih lagi jika bagian atasnya terlalu terlihat bervolume dan kamu tidak menggunakan poni untuk membentuk wajah untuk memberi kesan lebih muda.

8. Gaya Rambut Sasak

Mungkin rambut yang di sasak sudah terkenal membuat seseorang terlihat lebih tua, terutama di Indonesia, karena sebagian besar yang menggunakan rambut sasak adalah ibu-ibu. Rambut yang disasak memang memberikan kesan retro yang dapat membuat kamu tampak lebih tua dari pada seharusnya.

9. Gaya Rambut di Gulung

Rambut yang digulung di sini bukan berarti hanya rambut yang di cepol, tetapi jika kamu menata rambutmu, terutama rambut medium, dengan bagian bawah yang tergulung. Hal ini membuat wajahmu terlihat lebih besar dan lebar, selain itu ini membuat bagian bawah wajahmu terlihat lebih penuh dan tampak tua.

Incoming search terms:

  • warna rambut yg cocok untuk kulit sawo matang

4 Cara Merawat Rambut yang Salah dan Bagaimana Memperbaikinya

Tanpa kamu sadari, cara merawat rambutmu bisa menyebabkan kerusakan, meskipun kamu pikir selama ini benar. Mulai dari hal simpel seperti menyisir, mencuci, mengeringkan, hingga mengeriting, meluruskan, atau mewarnai rambut. Semuanya cara merawat rambut tersebut berpotensi merusak rambutmu jika kamu tidak mengetahui cara merawat rambut yang benar. Jika kamu sudah melakukan kesalahan dalam merawat rambut, bisa-bisa rambutmu mengalami kerusakan dan membuat penampilanmu berantakan. Cegah rambut pecah-pecah, kusam, dan rontok dengan menghindari 4 kesalahan dalam merawat rambut ini!

Cara Merawat Rambut yang Salah #1: Terlalu Kasar

Cara merawat rambut yang salah #1: Terlalu kasar

Terlalu sering menyisir rambut, membelai, atau menggunakan sampo akan merusak kutikula rambut. Padahal, kutikula merupakan lapisan luar rambut yang berfungsi untuk melindungi filamen di dalamnya. Hasilnya? Rambut rusak dan pecah-pecah.

Cara Memperbaiki: Perlakukan rambut seperti sutera. Gunakan ujung jarimu untuk membersihkan kulit kepala dengan lembut. Tak perlu menggosoknya. Kotoran, minyak, dan serpihan-serpihan akan terbuang dengan sendirinya ketika terkena busa shampo. Setelah mengaplikasikan kondisioner, sisirlah rambutmu menggunakan sisir bergigi lebar agar rambut tidak kusut. Kemudian kamu bisa membilasnya. Gunakan juga serum untuk meminimalisir kerusakan rambut. Ketika rambut sudah kering, sisir seperlunya agar rapi.

Cara Merawat Rambut yang Salah #2: Terlalu Panas

Cara merawat rambut yang salah #2: Terlalu panas

Ketika tereskpos suhu panas yang tinggi, sel-sel pada kutikula rambut akan terpisah dan pecah, sehingga bagian filamen yang lembut di dalamnya terbuka. Rambutmu lebih riskan rusak ketika tidak memiliki kutikula. Rambut akan kehilangan kehalusan dan kilaunya. Tentu kamu tidak mau ini terjadi padamu, kan?

Cara Memperbaiki: Hindari blow-dry rambut dalam keadaan basah kuyup karena sama saja rambut tidak bisa menyerap panas. Setelah dibilas, peras air dari rambut menggunakan handuk, namun jangan menggosoknya. Pakai juga kondisioner tanpa bilas jika kamu harus keramas dan menggunakan hair dryer tiap hari. Gunakan panas medium dari bagian atas ke bawah. Jangan mengarahkan hair dryer ke segala arah karena akan membuat rambut kusut dan sulit diatur. Matikan ketika rambut sudah akan kering, dan sisirlah perlahan. Kalau kamu harus memakai catok lebih dari sekali dalam 1 minggu, jangan lupa gunakan heat protector spray.

Cara Merawat Rambut yang Salah #3: Terlalu Banyak Bahan Kimia

Cara merawat rambut yang salah #3: Terlalu banyak menggunakan bahan kimia

Kebanyakan bahan-bahan kimia yang digunakan untuk mewarnai, mengeriting, atau meluruskan rambut tidaklah berbahaya, kecuali ketika dibiarkan terlalu lama dan digunakan terlalu sering. Segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik, ladies!

Cara Memperbaiki: Jangan mengeriting rambut lebih dari sekali dalam 120 hari. Hindari mengeriting dan mewarnai rambut di waktu yang bersamaan. Berilah selisih waktu beberapa minggu. Bahan-bahan kimia dan proses yang digunakan untuk meluruskan rambut kemungkinan juga bisa menyebabkan kerontokan rambut permanen.

Cara Merawat Rambut yang Salah #4: Terlalu Kencang

Cara merawat rambut yang salah #4: Terlalu kencang

Tekanan karet yang digunakan untuk membuat kuncir kuda atau kepang rambut bisa merusak kutikula rambut dan membuatnya pecah-pecah. Apapun yang menyebabkan tekanan pada folikel rambut dalam jangka waktu yang lama, termasuk kepang atau hair extension, dapat mencabut rambut dari akarnya dan memicu kebotakan.

7 Gaya Rambut Unik yang Membuat Tampilanmu Tetap Stylish di Musim Panas

Sinar matahari yang lebih terik dari biasanya pada musim panas tentu akan membuatmu sering merasa gerah. Di musim ini, banyak wanita berambut panjang yang memilih untuk menata rambutnya ke atas agar leher terasa lebih sejuk. Gaya rambut yang dipilih biasanya hanya sebatas kuncir pony tail atau mengepangnya.

Tidak ingin gaya rambutmu bolak-balik seperti itu di musim panas ini? Tentu saja kamu bisa mengautr gaya rambutmu dengan lebih kreatif lagi agar tetap tampil stylish!

7 Gaya Rambut Unik yang Membuat Tampilanmu Tetap Stylish di Musim Panas

Berikut ini adalah 7 gaya rambut up-do unik yang bisa kamu coba di musim panas ini. Dalam beberapa menit saja, kamu bisa menghasilkan penampilan yang sangat menarik, lho!

1. Tampil Manis dengan Headscarf

Gaya rambut dengan headscarf

Inilah saat yang tepat untuk memanfaatkan headscarf yang tersimpan rapi begitu saja di lemarimu, ladies! Gunakanlah untuk membantu menata rambutmu seperti pada tutorial di atas.

2. Menyatukan Kepangan dan Kunciran

Kepang dan kuncir

Mengepang atau menguncir rambut begitu saja mungkin sudah terlalu mainstream ya, ladies! Pada tutorial di atas, kamu akan menyatukan kepangan dan kunciranmu untuk menghasilkan penampilan yang lebih manis.

3. Fishtail Bun

Cepol kepang

Mencepol rambut ke atas mungkin merupakan salah satu solusi praktis untuk kamu yang merasa kepanasan dan gerah. Untuk membuat tampilan cepolmu lebih unik, kamu bisa menghiasnya dengan kepangan fishtail seperti pada tutorial di atas.

4. Menyatukan 2 Kepangan

Menyatukan 2 kepang

Jenis kepangan yang satu ini banyak juga dipakai sebagai up-do unik pada berbagai acara seperti kondangan. Membuat kepangan seperti ini juga akan membuat lehermu terasa lebih sejuk sekaligus membuatmu tampil lebih stylish.

5. Top Knot

Top knot

Gaya rambut top knot sangat cocok untukmu yang ingin tampil stylish tanpa perlu banyak berpikir. Cepolan manis yang satu ini akan membantu menunjang penampilanmu di musim panas.

6. Knot Bun

Knot bun

Gaya rambut knot bun ini sangat mudah, kamu hanya perlu membagi rambutmu menjadi dua, memilintirnya, kemudian merapikannya dengan jepit rambut di samping. Tertarik untuk mencobanya?

7. Charming Bun

Charming bun

Berencana pergi ke acara resmi di musim panas ini dan tidak ingin menggerai rambutmu begitu saja karena takut gerah? Gaya rambut charming bun ini bisa menjadi pilihan yang tepat untukmu, lho!

Content retrieved from: https://kawaiibeautyjapan.com/article/3395/7-gaya-rambut-unik-yang-membuat-tampilanmu-tetap-stylish-di-musim-panas.

Konsultasi Masalah Rambut Sekarang