Cara Memilih Hair Dryer yang Bagus Berdasarkan Jenis Rambut

Cara Memilih Hair Dryer yang Bagus Berdasarkan Jenis Rambut

Perawatan rambut untuk membuat rambut hitam dan berkilau memang tidak ada habisnya. Ketika keramas pun kamu berusaha untuk selalu menjaga keindahan rambutmu dengan menggunakan berbagai macam produk seperti sampo dan conditioner. Setelah keramas, pastinya kamu akan mengeringkan rambutmu, baik dengan handuk ataupun hair dryer. Jika waktumu sempit, menggunakan hair dryer pasti akan menjadi pilihanmu. Tahukah kamu bahwa penggunaan hair dryer yang salah dapat membuat rambut tampak kusam dan kering?

Ternyata, tidak semuanya seperti itu, ladies. Jika kamu memilih hair dryer yang tepat sesuai jenis rambutmu dan dengan cara yang benar, kamu bisa menghindari rambutmu dari kerusakan.

Cara Memilih Hair Dryer Berdasarkan Jenis Rambut

Berikut ini adalah cara memilih hair dryer berdasarkan jenis rambut yang harus kamu ketahui karena tidak semua jenis rambut dapat disamakan dengan setiap pemakaian hairdryer lho, ladies!

1. Rambut Normal

Normal

Rambut jenis ini tidak berminyak, tapi juga tidak kering. Cara perawatannya apun lebih mudah dibandingkan jenis rambut lainnya. Penggunaan suhu yang terlalu panas dapat membuat rambut menjadi kering dan mengembang. Untuk mengeringkannya, hindari temperatur yang terlalu tinggi pada hair dryer, pilihlah suhu panas medium.

2. Rambut Kering

Rambut kering

Tipe rambut kering mudah kusut, sulit disisir dan rapuh. Seringkali, rambut tipe ini tampak pecah-pecah dan tidak sehat. Untuk kamu yang memiliki tipe rambut ini, sebaiknya pilihlah hair dryer dengan tourmalin, agar kelembapan rambut tetap terjaga selama dikeringkan. Hairdryer tourmaline memancarkan panas infrared dan ion negatif membuat panas yang keluar terasa lebih lembut pada rambut sehingga membuat rambut tampak berkilau dan tidak mengembang ketika kering. Hair dryer ini juga membuat rambut tahan lebih lama dalam kondisi panas hair dryer tanpa membuat kerusakan pada rambut.

3. Rambut Berminyak

Rambut yang berminyak

Kelenjar minyak yang terlalu aktif karena kadar hormon yang tinggi menyebabkan rambut jadi sering terlihat lepek dan berketombe. Debu dan kotoran pun jadi lebih menempel, sehingga rambut tampak kusam. Untuk kamu yang memiliki rambut berminyak, hindarilah tourmalin. Pilih hair dryer reguler, dan berikan jarak sekitar 20-30 cm saat mengeringkan sambut.

4. Rambut Keriting

Rambut keriting

Rambut keriting cenderung memiliki tekstur yang kering, kasar dan mudah patah. Untuk menjaga kondisi agar rambut keriting tetap halus, pilihlah hair dryer dengan diffuser agar tidak mengganggu pola natural rambut.

5. Rambut Lurus

Rambut lurus

Jika berada dalam kondisi yang sehat dan prima, sisik rambut pada kutikula rambut akan tersusun rapi mendatar. Inilah ang membuat rambut lurus jadi tampak halus dan berkilau. Jika kamu ingin volume ekstra pada rambut lurus, hindari hair dryer yang memiliki teknologi ionic. Gunakan hairdryer dengan kecepatan tinggi.

Kenali 5 Manfaat Kondisioner untuk Merawat Rambut!

Kenali 5 Manfaat Kondisioner untuk Merawat Rambut!

Tak sedikit kaum wanita yang rutin keramas setiap harinya. Polusi udara dan cuaca yang panas memang membuat rambut jadi terasa cepat kotor dan berminyak. Namun, meski rutin keramas setiap hari, tentu tidak semua kaum wanita rajin menggunakan kondisioner untuk menjaga kesehatan rambut.

Ternyata untuk memperoleh rambut indah dan sehat tak cukup hanya menggunakan sampo saja lho, ladies. Penggunaan kondisioner yang tepat secara teratur akan membuat rambutmu jadi memperoleh 5 manfaat ini :

Memberi Nutrisi Untuk Batang Rambut

Aktivitas keramas dengan menggunakan sampo hanya mampu membersihkan pangkal rambut dan membuat nutrisi yang terkandung di dalam sampo akan diserap oleh akar rambut. Sedangkan untuk memberi nutrisi pada batang rambut, kamu harus menggunakan produk kondisioner. Itulah sebabnya mengapa kondisioner harus diaplikasikan pada batang rambut secara merata dan didiamkan beberapa menit sebelum dibilas.

Membantu Menjaga Kelembapan Rambut

Cuaca yang panas serta proses penataan yang sering kamu lakukan pada rambutmu bisa membuat kelembapan alami rambut jadi berkurang. Akibatnya, rambutmu jadi mudah kering, berubah warna atau mengalami pecah-pecah. Menggunakan kondisioner secara teratur terbukti mampu menjaga kelembapan rambutmu supaya tetap sehat dan memiliki warna yang alami.

Membuat Proses Penataan Jadi Lebih Mudah

Rambut yang kehilangan kelembapan dan mudah patah biasanya menjadi sulit diatur lho, ladies. Sehingga butuh proses perawatan yang konsisten agar tekstur rambut kembali lembut, sehat dan mudah ditata. Demi mendapatkan rambut idaman yang lembut dan sehat, penggunaan jenis kondisioner yang tepat harus segera kamu jalani mulai dari sekarang.

Hair Conditioner Ternyata Bisa Memperbaiki Tekstur Rambut

Jangan percaya kalau ada yang mengatakan bahwa kondisioner akan membuat rambutmu makin tipis dan tidak bervolume. Kalau kamu bisa memilih jenis kondisioner yang sesuai dengan kondisi rambutmu, maka kondisioner tersebut dapat memperbaiki tesktur rambutmu. Rambut yang tebal dan kasar sebaiknya menggunakan kondisioner yang berfungsi menipiskan rambut. Sedangkan rambut yang tipis memerlukan kondisioner yang dapat membuat rambut tampak lebih mengembang.

Rambut Jadi Lebih Wangi dengan Hair Conditioner

Bukan hanya bisa mendapatkan rambut yang lembut dan sehat, kondisioner juga bisa membuat aroma rambutmu menjadi lebih wangi. Biasanya aroma kondisioner akan melekat kuat jika digunakan pada rambut yang sudah bersih. Kamu pasti tampil lebih percaya diri dengan rambut yang sehat dan wangi ketika orang lain takjub melihat kondisi rambutmu yang begitu terawat.

Tampil cantik dan menarik tak selalu harus didukung dengan produk yang mahal. Sebab, jika kamu bisa mengenal dirimu sendiri, maka kamu bisa memilih produk kecantikan yang paling tepat untuk merawat keindahan tubuh dan kesehatanmu. Termasuk memilih produk kondisioner yang tepat ya, ladies!

Waspada! Wanita Juga Bisa Mengalami Kebotakan, Lho!

Waspada! Wanita Juga Bisa Mengalami Kebotakan, Lho!

Menjadi wanita itu sungguh tidak mudah. Ada banyak hal yang harus diperhatikan agar penampilan tampak selalu menarik. Mulai dari ujung rambut hingga ujung kuku kaki, semuanya patut dirawat secara cermat dan konsisten. Akan timbul masalah dan kecemasan baru kalau kamu mulai mengalami kerontokan rambut yang parah. Sudah pasti kamu jadi khawatir akan mengalami kebotakan.

Kebotakan pada pria bukanlah hal yang aneh. Bahkan kini para pria muda yang usianya kurang dari 30 tahun sudah mulai mengalami penipisan rambut hingga berangsur-angsur botak. Sebenarnya apakah kebotakan serupa juga bisa terjadi pada wanita?

Fakta Dibalik Kebotakan Pria dan Wanita

Pola kebotakan rambut pada pria dikenal dengan istilah alopesia androgenik. Kebotakan ini disebabkan oleh hormon testosteron yang diolah tubuh menjadi hormon dihidrotestosteron (DHT). Hormon DHT akan menyebabkan folikel rambut menyusut dan rambut pun semakin menipis hingga akhirnya botak. Selain pengaruh alopesia androgenik, kebotakan pada pria juga dapat disebabkan oleh faktor lain seperti operasi besar, terapi radiasi, infeksi jamur pada kulit kepala, jenis obat-obatan tertentu, serta penyakit demam berdarah dan tifus.

Sementara penyebab kebotakan pada wanita berbeda dengan kebotakan pria. Pada dasarnya, wanita tidak bisa mengalami kebotakan penuh seperti yang dialami pria. Karena tubuh wanita hanya memiliki hormon testosteron dengan jumlah yang sangat sedikit. Kasus kebotakan pada wanita sering ditemukan saat memasuki usia menopause. Sebab hormon estrogen pada wanita menopause akan berkurang dan hormon DHT akan mulai mempengaruhi kondisi rambut.

Selain masa menopause, kebotakan pada wanita juga bisa dipengaruhi oleh fluktuasi hormon di dalam tubuh. Masa-masa pasca melahirkan sering dikeluhkan sebagai penyebab kerontokan rambut. Kala hamil, tubuh wanita akan memproduksi banyak hormon estrogen yang turut meningkatkan pertumbuhan rambut. Sedangkan pasca melahirkan, produksi hormon estrogen akan berkurang dan bisa mengakibatkan kerontokan rambut.

Cara Alami Mencegah Kebotakan

Sebelum kamu terlanjur panik karena kerontokan rambut yang parah, sebaiknya kamu mengatasi hal tersebut dengan berbagai cara alami. Lakukan konsultasi dengan para ahli tata rambut untuk menemukan produk perawatan rambut yang bisa mengatasi masalah kerontokan secara efektif. Jangan sampai produk perawatan rambut yang keliru malah membuat rambutmu semakin rontok.

Selain itu, olahraga teratur ternyata juga penting untuk kesehatan rambutmu. Sejumlah nutrisi yang dibutuhkan oleh rambut dan kulit kepala akan terpenuhi bila sistem peredaran darahmu lancar. Sistem peredaran darah serta metabolisme tubuh yang lancar dapat dicapai melalui aktivitas olahraga secara teratur. Lakukan pula hal-hal yang membuatmu senang demi menekan efek samping stres bagi tubuhmu. Sebab stres juga bisa membuat kerontokan rambut menjadi semakin parah. Terakhir, jangan lupa mengonsumsi aneka makanan bergizi demi mencukupi kebutuhan gizi harian untuk seluruh organ tubuhmu, termasuk rambut.

Segera konsultasikan masalah kerontokan rambutmu dengan tim medis jika kamu sudah menyerah untuk mengatasinya ya, ladies. Penanganan kerontokan rambut sedini mungkin tentu akan meminimalkan risiko kebotakan rambut.

Manakah Cara Memotong Rambut yang Benar? Saat Basah Atau Kering?

Manakah Cara Memotong Rambut yang Benar? Saat Basah Atau Kering?

Jika kamu berpikir bahwa ada cara memotong rambut itu terikat aturan seperti kondisi rambut basah, pikirkan lagi. Pemotongan saat rambut kering memang tidak pernah lebih populer. Karena ini hanya untuk jenis dan gaya rambut tertentu yang hanya dapat dipotong ketika rambut benar-benar kering agar mendapat hasil yang lebih baik dan meningkatkan kondisi rambut.

Manakah Cara Memotong Rambut yang Benar? Saat Basah Atau Kering?

6 alasan berikut mungkin mengubahmu menjadi ingin beralih ke pemotongan saat kondisi rambut kering juga!

1) Solusi tepat untuk orang dengan rambut keriting dan bergelombang, adalah pemotongan saat kondisi rambut kering

Potong rambut saat kering, jika rambutmu keriting atau bergelombang?

Siapapun dengan rambut keriting dan bergelombang tahu persis bahwa di mana ketika memotong rambut dalam keadaan rambut basah akan menunjukkan hasil yang sangat berbeda ketika rambutnya telah kering dan mungkin hasilnya akan sedikit membuat kecewa. Pemotongan rambut kering, tidak akan membuat si rambut keriting terkejut dengan hasilnya. So, mau pilih kering atau basah nih?

2) Pemotongan saat rambut kering dapat membuatmu keluar dari salon lebih cepat

Potong rambut dalam kondisi kering akan membuat proses memotong lebih cepat

Pernah melihat bagaimana proses pemotongan dengan kondisi rambut basah? Umumnya setelah rambut mengering, penata rambut melakukan pemotongan ulang untuk merapikan hasil akhirnya, dan ini artinya kerja dua kali. Melakukan pemotongan saat rambut kering artinya menghilangkan  pekerjaan yang biasanya dilakukan dua kali. Jadi lebih cepat bukan?

3) Pemotongan saat rambut basah, artinya memperbesar resiko penipisan rambut

Potong rambut saat basah agar tidak jaid terlalu tipis

Rambut basah lebih rapuh, elastis dan rentan terhadap gesekan ketika sedang disisir berulang-ulang. Biasanya pemotongan saat rambut basah cenderung mengambil helai lebih sedikit selama seluruh proses, ini akan memperlama proses pemotongan. Satu hal lagi, ini sangat penting untuk jadi perhatian bagi orang-orang dengan rambut yang mulai menipis atau yang peduli tentang kerusakan.

4) Memotong dalam kondisi kering membuat hasilnya lebih jelas

Potong rambut dalam kondisi kering hasilnya akan lebih pasti

Ketika melakukan pemotongan rambut dalam kondisi kering, kamu benar-benar bisa melihat pergerakan rambut, bagaimana kondisi rambutmu dan berapa banyak yang benar-benar perlu dipotong. Cara ini juga bisa dijadikan pilihan ideal untuk rambut halus atau tipis.

Ketika rambut dipotong basah, banyak penata rambut yang hanya mengikuti formula dan melakukan gerakan-gerakan yang mereka pelajari saat belajar secara formal. Tapi ketika memutuskan untuk memotong dalam keadaan rambut kering, penata rambut benar-benar menyesuaikan bagaimana potongan rambut yang sesuai dengan bentuk wajah dan postur rubuhmu. Hal yang penting adalah hasilnya akan benar-benar sesuai dengan yang kamu bayangkan.

Incoming search terms:

  • herbal untuk rambut rontok parah
Waspada! Wanita Juga Bisa Mengalami Kebotakan, Lho!

Waspada! Wanita Juga Bisa Mengalami Kebotakan, Lho!

Menjadi wanita itu sungguh tidak mudah. Ada banyak hal yang harus diperhatikan agar penampilan tampak selalu menarik. Mulai dari ujung rambut hingga ujung kuku kaki, semuanya patut dirawat secara cermat dan konsisten. Akan timbul masalah dan kecemasan baru kalau kamu mulai mengalami kerontokan rambut yang parah. Sudah pasti kamu jadi khawatir akan mengalami kebotakan.

Kebotakan pada pria bukanlah hal yang aneh. Bahkan kini para pria muda yang usianya kurang dari 30 tahun sudah mulai mengalami penipisan rambut hingga berangsur-angsur botak. Sebenarnya apakah kebotakan serupa juga bisa terjadi pada wanita?

Fakta Dibalik Kebotakan Pria dan Wanita

Pola kebotakan rambut pada pria dikenal dengan istilah alopesia androgenik. Kebotakan ini disebabkan oleh hormon testosteron yang diolah tubuh menjadi hormon dihidrotestosteron (DHT). Hormon DHT akan menyebabkan folikel rambut menyusut dan rambut pun semakin menipis hingga akhirnya botak. Selain pengaruh alopesia androgenik, kebotakan pada pria juga dapat disebabkan oleh faktor lain seperti operasi besar, terapi radiasi, infeksi jamur pada kulit kepala, jenis obat-obatan tertentu, serta penyakit demam berdarah dan tifus.

Sementara penyebab kebotakan pada wanita berbeda dengan kebotakan pria. Pada dasarnya, wanita tidak bisa mengalami kebotakan penuh seperti yang dialami pria. Karena tubuh wanita hanya memiliki hormon testosteron dengan jumlah yang sangat sedikit. Kasus kebotakan pada wanita sering ditemukan saat memasuki usia menopause. Sebab hormon estrogen pada wanita menopause akan berkurang dan hormon DHT akan mulai mempengaruhi kondisi rambut.

Selain masa menopause, kebotakan pada wanita juga bisa dipengaruhi oleh fluktuasi hormon di dalam tubuh. Masa-masa pasca melahirkan sering dikeluhkan sebagai penyebab kerontokan rambut. Kala hamil, tubuh wanita akan memproduksi banyak hormon estrogen yang turut meningkatkan pertumbuhan rambut. Sedangkan pasca melahirkan, produksi hormon estrogen akan berkurang dan bisa mengakibatkan kerontokan rambut.

Cara Alami Mencegah Kebotakan

Sebelum kamu terlanjur panik karena kerontokan rambut yang parah, sebaiknya kamu mengatasi hal tersebut dengan berbagai cara alami. Lakukan konsultasi dengan para ahli tata rambut untuk menemukan produk perawatan rambut yang bisa mengatasi masalah kerontokan secara efektif. Jangan sampai produk perawatan rambut yang keliru malah membuat rambutmu semakin rontok.

Selain itu, olahraga teratur ternyata juga penting untuk kesehatan rambutmu. Sejumlah nutrisi yang dibutuhkan oleh rambut dan kulit kepala akan terpenuhi bila sistem peredaran darahmu lancar. Sistem peredaran darah serta metabolisme tubuh yang lancar dapat dicapai melalui aktivitas olahraga secara teratur. Lakukan pula hal-hal yang membuatmu senang demi menekan efek samping stres bagi tubuhmu. Sebab stres juga bisa membuat kerontokan rambut menjadi semakin parah. Terakhir, jangan lupa mengonsumsi aneka makanan bergizi demi mencukupi kebutuhan gizi harian untuk seluruh organ tubuhmu, termasuk rambut.

Segera konsultasikan masalah kerontokan rambutmu dengan tim medis jika kamu sudah menyerah untuk mengatasinya ya, ladies. Penanganan kerontokan rambut sedini mungkin tentu akan meminimalkan risiko kebotakan rambut.

4 Tanda-tanda Rambutmu Mulai Menua yang Harus Kamu Perhatikan

4 Tanda-tanda Rambutmu Mulai Menua yang Harus Kamu Perhatikan

Rambut Berubah Abu-Abu

Tanda-tanda rambut menua - Rambut Berubah Abu-abu

Perubahan warna rambut menjadi abu-abu atau keputih-putihan adalah tanda yang paling jelas menunjukkan bahwa rambut sudah mengalami penuaan. Menurut Dr. Jeffrey Benabio, seorang ahli dermatologi dan direktur healthcare transformation di Kaiser Permanente, San Diego mengatakan bahwa tanda-tanda ini bisa muncul ketika seseorang berusia 30an. Namun kebanyakan mulai mengalaminya di usia 40an.

Berubahnya warna rambut menjadi abu-abu dikarenakan sel-sel tidak lagi memproduksi pigmen rambut. Hal ini sangat normal terjadi seiring bertambahnya usia. Di usia 50 tahun, 50% dari kita sudah memiliki rambut keabu-abuan.

Produk perawatan rambut tersohor, L’Oreal baru-baru ini meluncurkan produk baru mereka yang diklaim bisa melindungi pigmen rambut. Akan tetapi, produk yang berupa pil ini ternyata hanya berfungsi untuk mencegah rambut berubah menjadi abu-abu. Pil ini tidak bisa merubah warna rambut yang sudah berubah menjadi abu-abu kembali ke warna rambut semula.

Bruno Bernard, kepala hair technology dari L’Oreal menyatakan bahwa tidak ada yang salah dengan rambut abu-abu. Bahkan banyak selebriti dan orang-orang tenar lainnya cukup percaya diri dan tetap terlihat menarik dengan helai-helai rambut keperakan mereka.

Rambut Menipis

Tanda-tanda Rambut Menua - Rambut Menipis

Dr. Benabio juga menyebutkan bahwa penuaan rambut bisa ditandai dengan volume rambut yang semakin berkurang. Jika rambutmu rontok sebanyak 100 helai per hari, itu merupakan hal yang wajar tidak peduli berapa usiamu. Rambut yang kian menipis ketika umur bertambah adalah juga hal yang sangat normal. Hal ini umum terjadi pada pria dan wanita.

Pada wanita, perubahan hormon bisa mempengaruhi pola pertumbuhan rambut mereka. Seperti di masa menopouse, lambat laun biasanya wanita mengalami penipisan dan kerontokan rambut. Bukan hanya pada rambut di kepala, tapi juga pada rambut-rambut di bagian tubuh lainnya. Misalnya saja rambut di kaki yang menipis, namun bersamaan dengan itu rambut di bagian atas bibir atau dagu justru semakin lebat.

Dr. Heather Woolery-Lloyd, seorang ahli dermatologi di Miami Beach, Florida, menjelaskan lebih jauh mengenai penyebab menipisnya rambut. Semakin tua, folikel rambut semakin mengecil sehingga rambut yang dihasilkan sangat tipis dan hampir tidak bisa dilihat. Itulah sebabnya terjadi kebotakan, baik pada pria maupun wanita.

Salah satu cara untuk mengatasi penipisan rambut adalah dengan menggunakan myoxin. Meskipun zat ini tidak bisa menumbuhkan rambut, namun dapat memperkuat rambut dan membuatnya tampak lebih tebal. Rambut juga tidak akan mudah patah, yang akan menambah volume rambut.

Rambut Kering

Tanda-tanda Rambut Menua - Rambut Kering

Selain folikel yang semakin kecil, kelenjar minyak ternyata juga semakin kurang produktif menghasilkan minyak ketika kita semakin tua. Di usia muda, minyak dari kantung rambut secara alami akan turun ke sepanjang rambut dan melapisi seluruh permukaan rambut. Dengan bertambahnya usia, minyak yang diproduksi tidak akan sebanyak itu, yang mengakibatkan rambut lebih kering.

Untuk mengatasinya, usapkan minyak atau produk pelembab lainnya ke rambutmu agar tidak terlihat kering. Jauhi juga teknik-teknik hairstyling yang terlalu keras dan menggunakan panas sehingga rambut tidak semakin kering.

Rambut Rapuh

Tanda-tanda Rambut Menua - Rambut Rapuh

Dr. Benabio menambahkan satu lagi tanda yang menunjukkan rambut mulai mengalami penuaan, yaitu rambut rapuh. Dengan bertambahnya usia, elastisitas rambut semakin berkurang. Hal inilah yang menyebabkan rambut menjadi rapuh.

Namun, rambut rapuh bukan hanya disebabkan oleh penuaan, tapi juga sering terjadi karena penggunaan produk atau bahan kimia yang kurang tepat, seperti pada saat bleaching, meluruskan rambut, atau mewarnai rambut. Vitamin rambut yang mengandung biotin dan silica bisa membantu rambut lebih kuat, kata Dr. Woolery-Lloyd.

3 Gaya Unik Mengikat Rambut yang Simpel

3 Gaya Unik Mengikat Rambut yang Simpel

Loop

Ganti model ponytailmu sekali- kali dengan membuat ikat satumu dengan membuatnya seperti loop. Buat tatanan rambut terlihat natural dengan beberapa bagian poni yang jatuh tidak terikat.

Bun

Suka mengikat rambutmu dengan tinggi atau biasa disebut ponytail? Kamu dapat meng-upgradenya dengan membuat cepolan setelah membentuk ponytail lho dan penampilanmu akan berbeda secara instan. Trik ini bisa kamu terapkan jika kamu akan menghadiri pesta di malam hari namun harus menghabiskan waktu di kantor seharian.

Ikat Rambut

Sekali-kali rubah ikat rambutmu dengan ikat rambut yang mempunyai aksesori, voila tataan rambut yang sama akan terlihat berbeda dan lebih menarik.

Nah kamu bisa mencoba gaya mengikat rambut di atas, ladies. Gaya rambut ini sangat simpel dan bisa menghemat waktu untuk kamu yang tidak mau ribet untuk tampilan yang wah. Selamat mencobanya, ladies.

Jangan Lakukan Hair Extension Sebelum Mengetahui 4 Fakta Ini!

Jangan Lakukan Hair Extension Sebelum Mengetahui 4 Fakta Ini!

Pentingnya Konsultasi Sebelum Memasang Hair Extension

Sebelum memutuskan untuk menggunakan hair extension, sebaiknya berkonsultasi dulu dengan ahlinya karena mereka akan memberikan masukan jenis hair extension mana yang sesuai dengan rambut, karakter, aktifitas, dan hal-hal lain yang dirasa mempengaruhi. Kamu juga akan diberitahu plus minus dari masing-masing jenisnya, serta cara untuk merawatnya. Dengan begitu, kamu tidak akan memilih hair extension yang akan merepotkanmu.

Jenis Hair Extension

Saat ini cukup banyak jenis hair extension yang ditawarkan. Berikut ini adalah beberapa di antaranya:

Fusion Hair Extension

Jenis hair extension yang satu ini bisa diterapkan jika rambutmu sehat dan normal. Caranya adalah dengan menyatukan helai rambut asli dengan rambut tambahan menggunakan keratin. Prosesnya memakan waktu sekitar 4 -5 jam dan dapat bertahan hingga 3 sampai 5 bulan. Tanpa menggunakan lem atau wax, keratin dipanaskan kemudian dilekatkan pada rambut asli. Untuk melepaskannya, sambungan keratin tersebut akan dikristalisasikan sehingga tidak merusak rambut.

Hair Extension dengan Perekat

Banyak yang memilih hair extension yang satu ini. Mungkin karena lebih mudah dipakai dan fleksibel, sehingga dapat dicopot sewaktu-waktu. Poduk yang bagus biasanya memiliki perekat bolak balik yang memenuhi standar medis sehingga aman digunakan. Memakainya pun cukup cepat, yaitu sekitar 1 jam. Untuk jenis ini, sebaiknya kamu melepas dan memasangnya lagi setiap 6 minggu sekali seiring dengan tumbuhnya rambut aslimu. Keuntungan dari hair extension ini adalah dapat digunakan hingga 3 kali.

Hair Extension Silinder

Hair extension ini dipasang dengan menggunakan alat khusus berukuran kecil serta semacam manik-manik yang terbuat dari logam. Jenis ini juga perlu diservis setiap 6 minggu sekali dan dapat dipakai lagi. Cukup mengganti manik-manik logamnya saja untuk menyambungnya kembali.

Siapa Saja Yang Bisa Memakai Hair Extension?

Hair extension bisa digunakan oleh siapa saja. Wanita karir, ibu rumah tangga, bahkan atlit juga bisa memakainya asal dirawat dengan baik. Pada saat olahraga, sebaiknya pengguna hair extension menguncir rambutnya rendah saja. Jangan terlalu tinggi agar tidak riskan kusut dan tertarik. Demikian juga saat tidur, kepang renggang rambutmu untuk mencegahnya kusut.

Lebih disarankan untuk memilih produk yang digunakan oleh para profesional karena biasanya tidak mengandung sodium chloride, sulfat, dan protein yang bisa menyebabkannya cepat rusak.

Cara Terbaik Merawat Hair Extension

Rawat hair extension seperti halnya jika kamu merawat rambut aslimu. Blow dry secara teratur, dan sisir minimal 4 kali dalam sehari. Penting sekali untuk menyisirnya sebelum tidur agar hair extension tidak rusak dan kusut tertindih. Ingat, perlu waktu lebih lama untuk menyelesaikan proses blow dry hair extension, jadi jadwalkan waktu khusus dalam seminggu. Atau jika malas, kamu bisa melakukannya di salon kecantikan.

Harga hair extension bervariasi sesuai dengan kualitas yang ditawarkan. Namun, lebih baik pilih yang memang benar-benar bagus meskipun lebih mahal daripada memilih yang murah namun cepat rusak dan tidak terlihat natural.

Cara Mengatasi Gatal Pada Kulit Kepala

Cara Mengatasi Gatal Pada Kulit Kepala

1. Baking Soda

Tahukah kamu bahwa baking soda memiliki manfaat untuk menghilangkan gatal, pengelupasan kulit kepala, dan mengendalikan ketombe yang disebabkan oleh jamur yang terlalu aktif. Caranya cukup campurkan baking soda dengan air. Pakaikan baking soda yang sudah dicampur air ke kulit kepala. Untuk hasil terbaik gosokkan sedikit minyak zaitun pada kulit kepala sebelum memakaikan baking soda. Diamkan minyak zaitun meresap ke kulit kepala selama 10 menit.

2. Pisang

Ternyata pisang juga dapat mengatasi masalah gatal pada kulit kepala. Pisang memberikan kesejukan pada rambut, menutrisi dan melembutkan yang mengurangi ketombe, peradangan, dan kulit kepala yang mengelupas. Cukup sediakan dua buah pisang dicampur dengan satu sendok makan alpukat dan oleskan ke kulit kepala, diamkan selama 30 menit lalu bilas dengan bersih.

3. Jus Lemon

Lemon membantu mengatasi gatal dan kulit kepala yang kering karena kandungan lemon sebagai antiseptik untuk masalah ketombe. Peras air lemon ditambahkan dengan plain yogurt, oleskan pada kulit kepala selama beberapa menit sebelum keramas. Ulangi setidaknya setiap hari hingga gatal dan kekeringan hilang.

4. Cuka Apel

Cuka apel memiliki anti peradangan yang membantu membunuh virus yang menyebabkan gatal pada kulit kepala. Karena cuka apel menyeimbangkan level PH kamu, menghilangkan gatal dan kulit kepala yang kering. Pertama, bilas rambut kamu dengan air, biarkan hingga kering. Campur dengan dosis yang sama antara cuka apel dengan air (1:1) lalu masukkan ke dalam botol spray yang bisa tinggal kamu semprot. Diamkan beberapa saat hingga meresap lalu bilas dengan shampoo. Lakukan 1-2 kali dalam seminggu.

5. Lidah Buaya

Manfaat lidah buaya selain dapat menyuburkan rambut dapat mengurangi rasa gatal dan kulit kepala yang kering. Cukup dengan mengoleskan lidah buaya di kulit kepala selama 10-15 menit. Sebelum mengoleskan lebih baik masukkan dahulu lidah buaya ke dalam kulkas agar saat dioleskan akan terasa segar dan dingin.

6. Minyak Kelapa

Buah kelapa memiliki banyak manfaat, mulai dari buahnya, batok buahnya, dan minyaknya. Minyak kelapa terbukti memiliki kegunaan menjaga kulit tetap lembab yang efektif mengatasi gatal pada kulit kepala. Oleskan sedikit minyak kelapa di kulit kepala setelah selesai keramas. Diamkan selama 30 menit, bilas dengan shampoo yang tidak mengandung aroma parfum. Lakukan secara rutin 3 kali dalam seminggu.

7. Minyak Pohon Teh

Minyak ini merawat kulit kepala yang gatal karena memiliki anti jamur alami, anti inflamasi, dan anti bakteri. Tambahkan 10-20 tetes minyak pohon teh pada shampoo baby dan gunakan secara rutin sampai rasa gatal terasa berkurang.

Nah itu dia tips mengatasi gagal pada kulit kepala dengan benda-benda yang mudah dicari di dalam rumah. Selamat mempratekkan, ladies!

5 Cara Menata Rambut yang Bisa Kamu Lakukan Tanpa Merusak Rambut

5 Cara Menata Rambut yang Bisa Kamu Lakukan Tanpa Merusak Rambut

5 Cara Menata Rambut yang Bisa Kamu Lakukan Tanpa Merusak Rambut

Kamu tetap bisa menata rambutmu tanpa menggunakan catokan yang dapat merusak rambut lho, ladies!

1. Rambut Wavy Tanpa Catokan

Tutorial ini merupakan salah satu tutorial yang paling umum. Kamu cukup mengepang rambut setengah basah sebelum tidur dan keesokan harinya rambut akan menjadi bergelombang natural.

Bahan yang dibutuhkan:

  • Kunciran
  • Hairspray

Cara yang perlu dilakukan:

1. Kepang rambutmu dan pastikan kamu mengepangnya dengan kencang agar tidak lepas ketika tidur.

Menata rambut

2. Buat gelungan pada bagian bawah rambut.

Menggelung rambut

3. Biarkan kurang lebih selama 6 jam, kamu bisa membiarkannya selama tidur dan VOILA! Rambutmu akan keriting setelah kepangan dilepas. Agar rambut keritingmu bisa tahan lama, kamu perlu menyemprotkan  hairspray pada rambutmu.

2. Meluruskan Rambut Tanpa Catokan

Sama seperti mengikalkan rambut, ternyata kamu juga dapat meluruskan rambut tanpa menggunakan catokan panas lho! Memang agak sedikit sulit dan memerlukan proses yang lebih lama dibandingkan membuat rambut bergelombang tapi hal ini tidaklah mustahil. Yuk, simak caranya!

Bahan yang dibutuhkan:

  • Sampo dan conditioner
  • Jepit lidi
  • Ikat rambut
  • Sisir
  • Scarf

Cara yang perlu dilakukan:

1. Keramas terlebih dahulu dengan menggunakan sampo dan conditioner. Setelah selesai, jangan langsung dikeringkan.

2. Sisir dan luruskan rambut yang kasar, kemudian kuncir rambutmu menjadi ponyail, kemudian biarkan akar rambutmu untuk mengering terlebih dahulu selama kurang lebih satu jam.

Ponytail

3. Lepaskan kunciranmu dan kamu akan merasakan bagian atas rambut mengering dengan bagian bawah rambut masih setengah basah.

Meluruskan rambut

3. Sisir rambut, kemudian tarik rambutmu dan letakkan rambut di bagian atas rambut, seperti bando, kemudian jepit dengan menggunakan jepitan lidi agar tidak lepas. Gunakan sekitar 3 atau 4 jepitan lidi untuk menjepit rambutmu.

Bando

4. Lakukan juga pada arah sebaliknya dengan menimpa jepitan sebelumnya.

Meluruskan rambut

5. Lakukan kepada semua bagian rambut sampai belakang.

meluruskan rambut

6. Tutupi dengan scarf dan biarkan selama kurang lebih 5-6 jam. Kamu bisa meninggalkannya selama tidur dan pastikan scarf kamu kencang agar tidak lepas.

Hair straightening

7. Lepas jepitan rambutmu di pagi hari dan VOILA! Kamu bisa mendapatkan rambut lurus tanpa catokan.

Meluruskan rambut

3. Deep Conditioning

Jika biasanya deep conditioning kita lakukan setelah mandi dan dibilas lagi dengan air. Melalui tutorial ini, rambut tidak perlu dibilas dan dibiarkan semalaman untuk mendapatkan hasil rambut yang indah, sehat, halus dan tidak kusut. Yuk, simak!

Bahan yang dibutuhkan:Deep conditionerShower capCara yang pelu dilakukan:

1. Kepang rambutmu menjadi 4 bagian, kemudian oleskan deep conditioner pada rambutmu.

2. Jepit lidi kepangan rambutmu dengan jepit lidi agar tidak menjuntai. Kemudian gunakan shower cap kamu sehingga kamu bisa tinggal tidur.

Deep conditionin

3. Lepaskan jepitanmu di pagi hari, dan VOILA! Rambutmu sudah tidak akan kusut lagi.

4. Mengeriting Rambut dengan Menggunakan Kaos Kaki

Salah satu trik mengkeriting rambut yang cukup viral ini memang terbukti dapat membuat rambut keriting alami. Kamu cukup memakai kaos kaki yang dililitkan ke rambut dan ikatan kaos kaki dapat kamu lepaskan keesokan harinya dan rambut keriting a la putri duyung langsung kamu dapatkan!

Bahan yang dibutuhkan:

  • Kaos kaki

Cara yang Perlu Dilakukan:

1. Belah rambutmu menjadi beberapa bagian, kemudian pilin rambutmu dan lilitkan ke kaos kaki.

Memilin rambut
Memilin rambut

2. Ikat kaos kaki kamu, dan lakukan pada setiap bagian rambut.

3. Semprotkan dengan hairspray agar tahan lama kemudian gunakan shower cap. Kamu bisa melakukan aktivitas lainnya sembari menunggu selama 5-6 jam.

4. Lepas ikatan rambutmu dan sisir untuk membuat curly rambut kamu terlihat natural.

Melepas ikatan rambut

5. Hair Mask

Dengan mencampuran kondisioner, hair oil, dan mayonaise, kamu dapat membuat hair mask buatan sendiri dan dapat didiamkan hingga semalaman. Hair mask berfungsi untuk membuat rambutmu lebih berkilau dan lembut.

Agar rambut semakin mudah ditata, kamu juga perlu untuk merawat rambut setidaknya sebulan sekali dengan perawatan sesuai dengan masalah dan jenis rambutmu seperti perawataan untuk rambut yang diwarna, perawatan untuk rambut kering, dsb. Selain itu, memperhatikan kesehatan rambut seperti ada tidaknya rambut bercabang, rambut berketombe hingga rontok juga sangat diperlukan untuk mendapatkan hasil tataan rambut yang sempurna.

Bahan yang dibutuhkan:

  • Conditioner
  • Hair oil
  • Mayonaisse

Cara yang perlu dilakukan:

1. Campur semua bahan tersebut dengan komposisi yang rata dalam satu wadah.

2. Buat rambutmu menjadi ponytail dan aplikasikan produk yang sudah kamu campurkan di atas.

3. Tutup dengan shower cap dan biarkan selama 3-4 jam, dan VOILA! Kamu akan mendapatkan rambut yang lebih bervolume dan berkilau.

Nah, itu dia cara merawat rambut tanpa perlu merusak rambutmu. Sangat mudah kan? Selamat mencobanya, ladies!

Konsultasi Masalah Rambut Sekarang