Kenali 5 Manfaat Kondisioner untuk Merawat Rambut!

Kenali 5 Manfaat Kondisioner untuk Merawat Rambut!

Tak sedikit kaum wanita yang rutin keramas setiap harinya. Polusi udara dan cuaca yang panas memang membuat rambut jadi terasa cepat kotor dan berminyak. Namun, meski rutin keramas setiap hari, tentu tidak semua kaum wanita rajin menggunakan kondisioner untuk menjaga kesehatan rambut.

Ternyata untuk memperoleh rambut indah dan sehat tak cukup hanya menggunakan sampo saja lho, ladies. Penggunaan kondisioner yang tepat secara teratur akan membuat rambutmu jadi memperoleh 5 manfaat ini :

Memberi Nutrisi Untuk Batang Rambut

Aktivitas keramas dengan menggunakan sampo hanya mampu membersihkan pangkal rambut dan membuat nutrisi yang terkandung di dalam sampo akan diserap oleh akar rambut. Sedangkan untuk memberi nutrisi pada batang rambut, kamu harus menggunakan produk kondisioner. Itulah sebabnya mengapa kondisioner harus diaplikasikan pada batang rambut secara merata dan didiamkan beberapa menit sebelum dibilas.

Membantu Menjaga Kelembapan Rambut

Cuaca yang panas serta proses penataan yang sering kamu lakukan pada rambutmu bisa membuat kelembapan alami rambut jadi berkurang. Akibatnya, rambutmu jadi mudah kering, berubah warna atau mengalami pecah-pecah. Menggunakan kondisioner secara teratur terbukti mampu menjaga kelembapan rambutmu supaya tetap sehat dan memiliki warna yang alami.

Membuat Proses Penataan Jadi Lebih Mudah

Rambut yang kehilangan kelembapan dan mudah patah biasanya menjadi sulit diatur lho, ladies. Sehingga butuh proses perawatan yang konsisten agar tekstur rambut kembali lembut, sehat dan mudah ditata. Demi mendapatkan rambut idaman yang lembut dan sehat, penggunaan jenis kondisioner yang tepat harus segera kamu jalani mulai dari sekarang.

Hair Conditioner Ternyata Bisa Memperbaiki Tekstur Rambut

Jangan percaya kalau ada yang mengatakan bahwa kondisioner akan membuat rambutmu makin tipis dan tidak bervolume. Kalau kamu bisa memilih jenis kondisioner yang sesuai dengan kondisi rambutmu, maka kondisioner tersebut dapat memperbaiki tesktur rambutmu. Rambut yang tebal dan kasar sebaiknya menggunakan kondisioner yang berfungsi menipiskan rambut. Sedangkan rambut yang tipis memerlukan kondisioner yang dapat membuat rambut tampak lebih mengembang.

Rambut Jadi Lebih Wangi dengan Hair Conditioner

Bukan hanya bisa mendapatkan rambut yang lembut dan sehat, kondisioner juga bisa membuat aroma rambutmu menjadi lebih wangi. Biasanya aroma kondisioner akan melekat kuat jika digunakan pada rambut yang sudah bersih. Kamu pasti tampil lebih percaya diri dengan rambut yang sehat dan wangi ketika orang lain takjub melihat kondisi rambutmu yang begitu terawat.

Tampil cantik dan menarik tak selalu harus didukung dengan produk yang mahal. Sebab, jika kamu bisa mengenal dirimu sendiri, maka kamu bisa memilih produk kecantikan yang paling tepat untuk merawat keindahan tubuh dan kesehatanmu. Termasuk memilih produk kondisioner yang tepat ya, ladies!

Waspada! Wanita Juga Bisa Mengalami Kebotakan, Lho!

Waspada! Wanita Juga Bisa Mengalami Kebotakan, Lho!

Menjadi wanita itu sungguh tidak mudah. Ada banyak hal yang harus diperhatikan agar penampilan tampak selalu menarik. Mulai dari ujung rambut hingga ujung kuku kaki, semuanya patut dirawat secara cermat dan konsisten. Akan timbul masalah dan kecemasan baru kalau kamu mulai mengalami kerontokan rambut yang parah. Sudah pasti kamu jadi khawatir akan mengalami kebotakan.

Kebotakan pada pria bukanlah hal yang aneh. Bahkan kini para pria muda yang usianya kurang dari 30 tahun sudah mulai mengalami penipisan rambut hingga berangsur-angsur botak. Sebenarnya apakah kebotakan serupa juga bisa terjadi pada wanita?

Fakta Dibalik Kebotakan Pria dan Wanita

Pola kebotakan rambut pada pria dikenal dengan istilah alopesia androgenik. Kebotakan ini disebabkan oleh hormon testosteron yang diolah tubuh menjadi hormon dihidrotestosteron (DHT). Hormon DHT akan menyebabkan folikel rambut menyusut dan rambut pun semakin menipis hingga akhirnya botak. Selain pengaruh alopesia androgenik, kebotakan pada pria juga dapat disebabkan oleh faktor lain seperti operasi besar, terapi radiasi, infeksi jamur pada kulit kepala, jenis obat-obatan tertentu, serta penyakit demam berdarah dan tifus.

Sementara penyebab kebotakan pada wanita berbeda dengan kebotakan pria. Pada dasarnya, wanita tidak bisa mengalami kebotakan penuh seperti yang dialami pria. Karena tubuh wanita hanya memiliki hormon testosteron dengan jumlah yang sangat sedikit. Kasus kebotakan pada wanita sering ditemukan saat memasuki usia menopause. Sebab hormon estrogen pada wanita menopause akan berkurang dan hormon DHT akan mulai mempengaruhi kondisi rambut.

Selain masa menopause, kebotakan pada wanita juga bisa dipengaruhi oleh fluktuasi hormon di dalam tubuh. Masa-masa pasca melahirkan sering dikeluhkan sebagai penyebab kerontokan rambut. Kala hamil, tubuh wanita akan memproduksi banyak hormon estrogen yang turut meningkatkan pertumbuhan rambut. Sedangkan pasca melahirkan, produksi hormon estrogen akan berkurang dan bisa mengakibatkan kerontokan rambut.

Cara Alami Mencegah Kebotakan

Sebelum kamu terlanjur panik karena kerontokan rambut yang parah, sebaiknya kamu mengatasi hal tersebut dengan berbagai cara alami. Lakukan konsultasi dengan para ahli tata rambut untuk menemukan produk perawatan rambut yang bisa mengatasi masalah kerontokan secara efektif. Jangan sampai produk perawatan rambut yang keliru malah membuat rambutmu semakin rontok.

Selain itu, olahraga teratur ternyata juga penting untuk kesehatan rambutmu. Sejumlah nutrisi yang dibutuhkan oleh rambut dan kulit kepala akan terpenuhi bila sistem peredaran darahmu lancar. Sistem peredaran darah serta metabolisme tubuh yang lancar dapat dicapai melalui aktivitas olahraga secara teratur. Lakukan pula hal-hal yang membuatmu senang demi menekan efek samping stres bagi tubuhmu. Sebab stres juga bisa membuat kerontokan rambut menjadi semakin parah. Terakhir, jangan lupa mengonsumsi aneka makanan bergizi demi mencukupi kebutuhan gizi harian untuk seluruh organ tubuhmu, termasuk rambut.

Segera konsultasikan masalah kerontokan rambutmu dengan tim medis jika kamu sudah menyerah untuk mengatasinya ya, ladies. Penanganan kerontokan rambut sedini mungkin tentu akan meminimalkan risiko kebotakan rambut.

Manakah Cara Memotong Rambut yang Benar? Saat Basah Atau Kering?

Manakah Cara Memotong Rambut yang Benar? Saat Basah Atau Kering?

Jika kamu berpikir bahwa ada cara memotong rambut itu terikat aturan seperti kondisi rambut basah, pikirkan lagi. Pemotongan saat rambut kering memang tidak pernah lebih populer. Karena ini hanya untuk jenis dan gaya rambut tertentu yang hanya dapat dipotong ketika rambut benar-benar kering agar mendapat hasil yang lebih baik dan meningkatkan kondisi rambut.

Manakah Cara Memotong Rambut yang Benar? Saat Basah Atau Kering?

6 alasan berikut mungkin mengubahmu menjadi ingin beralih ke pemotongan saat kondisi rambut kering juga!

1) Solusi tepat untuk orang dengan rambut keriting dan bergelombang, adalah pemotongan saat kondisi rambut kering

Potong rambut saat kering, jika rambutmu keriting atau bergelombang?

Siapapun dengan rambut keriting dan bergelombang tahu persis bahwa di mana ketika memotong rambut dalam keadaan rambut basah akan menunjukkan hasil yang sangat berbeda ketika rambutnya telah kering dan mungkin hasilnya akan sedikit membuat kecewa. Pemotongan rambut kering, tidak akan membuat si rambut keriting terkejut dengan hasilnya. So, mau pilih kering atau basah nih?

2) Pemotongan saat rambut kering dapat membuatmu keluar dari salon lebih cepat

Potong rambut dalam kondisi kering akan membuat proses memotong lebih cepat

Pernah melihat bagaimana proses pemotongan dengan kondisi rambut basah? Umumnya setelah rambut mengering, penata rambut melakukan pemotongan ulang untuk merapikan hasil akhirnya, dan ini artinya kerja dua kali. Melakukan pemotongan saat rambut kering artinya menghilangkan  pekerjaan yang biasanya dilakukan dua kali. Jadi lebih cepat bukan?

3) Pemotongan saat rambut basah, artinya memperbesar resiko penipisan rambut

Potong rambut saat basah agar tidak jaid terlalu tipis

Rambut basah lebih rapuh, elastis dan rentan terhadap gesekan ketika sedang disisir berulang-ulang. Biasanya pemotongan saat rambut basah cenderung mengambil helai lebih sedikit selama seluruh proses, ini akan memperlama proses pemotongan. Satu hal lagi, ini sangat penting untuk jadi perhatian bagi orang-orang dengan rambut yang mulai menipis atau yang peduli tentang kerusakan.

4) Memotong dalam kondisi kering membuat hasilnya lebih jelas

Potong rambut dalam kondisi kering hasilnya akan lebih pasti

Ketika melakukan pemotongan rambut dalam kondisi kering, kamu benar-benar bisa melihat pergerakan rambut, bagaimana kondisi rambutmu dan berapa banyak yang benar-benar perlu dipotong. Cara ini juga bisa dijadikan pilihan ideal untuk rambut halus atau tipis.

Ketika rambut dipotong basah, banyak penata rambut yang hanya mengikuti formula dan melakukan gerakan-gerakan yang mereka pelajari saat belajar secara formal. Tapi ketika memutuskan untuk memotong dalam keadaan rambut kering, penata rambut benar-benar menyesuaikan bagaimana potongan rambut yang sesuai dengan bentuk wajah dan postur rubuhmu. Hal yang penting adalah hasilnya akan benar-benar sesuai dengan yang kamu bayangkan.

Konsultasi Masalah Rambut Sekarang