Hati-Hati! Kebiasaan Mencabut Uban Dapat Mengganggu Kesehatan!

Hal apa yang terbayang dibenakmu saat mendengar kata uban?

Sebagian besar orang menganggap kalau rambut beruban adalah suatu momok yang menakutkan. Ketakutan untuk terlihat tua dan tidak menarik lagi mungkin membuatmu mencari cara menghilangkan uban. Ada yang mengecat rambut dan ada pula yang mencabutinya. Apapun rela kamu lakukan asal rambut putih itu menyingkir dari kepalamu.

Tetapi tahukah kamu bahwa mencabut uban itu ternyata berbahaya?

Mencabut Uban = Mengganggu Kesehatan

Mencabut uban biasanya dilakukan secara paksa. Hal ini rupanya bisa memicu kerusakan folikel dan akar rambut. Rusaknya folikel rambut dapat memberikan efek buruk pada kesehatan selaput kepala. Bahkan yang lebih parahnya lagi, mencabut uban juga bisa mempengaruhi kesehatan syaraf-syaraf di bagian kepala.

Mencabut uban akan membuat kulit kepalamu jadi lebih terlihat karena bagian rambutnya kian menipis. Akibatnya, uban yang tampak malah seolah-olah semakin banyak karena kulit jumlah rambut yang semakin sedikit.

Uban Justru Menunjukkan Kondisi Tubuh yang Sehat

Masyarakat Indonesia pada umumnya memiliki kadar melanin (pigmen) yang banyak. Sehingga menyebabkan warna rambut masyarakat Indonesia menjadi hitam. Ketika kadar melanin mulai berkurang, hal ini mulai ditanda dengan munculnya rambut putih yang disebut uban.

Uban bukanlah tanda penuaan dini pada manusia. Penelitian yang dilakukan oleh Ismael Galvan dari Museo Nacional de Ciencias Naturales bahkan menyatakan kalau uban menunjukkan kondisi fisik seseorang yang sehat dan prima. Artinya, orang yang beruban tidak mengalami kelebihan melanin pada tubuhnya. Sehingga dapat disimpulkan kalau uban tidak mempengaruhi produktivitas dan laju penuaan pada seseorang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Konsultasi Masalah Rambut Sekarang