7 Perbedaan Rambut Smoothing dan Rebonding yang Perlu Diketahui

1. Jenis Rambut Awal

Jika ingin melakukan smoothing atau rebonding, sebaiknya sesuaikan dengan jenis rambut awal. Apabila memiliki rambut keriting atau ikal maka sebaiknya memilih rebonding karena hasilnya lebih maksimal. Sedangkan, smoothing sangat cocok bagi pemilik rambut yang sudah lurus sehingga hasilnya lebih maksimal dan rambut mudah diatur. Selain smoothing dan rebonding, cara meluruskan rambut dengan creambath juga bisa menjadi pilihan.

2. Hasil Akhir

Tujuan hasil akhir antara smoothing dan rebonding memang hampir sama yaitu untuk meluruskan rambut. Namun, perbedaannya adalah smoothing memiliki hasil yang lebih natural tetapi bersifat sementara sedangkan rebonding hasil akhirnya lurus tanpa cela dan bertahan lama. Hal ini dikarenakan bahan-bahan kimia yang digunakan pada rebonding lebih banyak sehingga hasil akhirnya lebih lurus tanpa cela. Oleh karena itu, apabila Anda ingin hasil akhir yang terlihat natural dan meminimalisir kerusakan rambut, maka pilihlah smoothing. Selain, perbedaan smoothing dan rebonding yang perlu diketahui, perbedaan rebonding dan ion rambut juga dapat menambah wawasan kita seputar rambut.

3. Daya Tahan

Perbedaan selanjutnya terletak pada daya tahannya, rebonding memiliki daya tahan yang lebih lama dibanding smoothing. Hal ini dikarenakan rebonding bersifat permanen yang bisa bertahan 7 bulan hingga 1 tahun tergantung jenis rambut awal, sedangkan smoothing bersifat sementara yang bisa bertahan 3 bulan. Selain dengan smoothing dan rebonding, cara meluruskan rambut dengan baking soda juga bisa jadi pilihan.

4. Teknik dan Waktu Pengerjaan

Teknik yang digunakan pada smoothing berbeda dengan teknik yang digunakan pada rebonding. Terdapat dua tahap pada proses smoothing dan rebonding. Tahap pertama pada smoothing yaitu mengaplikasikan krim atau obat yang mengandung protein atau sering disebut keratin yang bertujuan menutrisi rambut, selanjutnya dilakukan proses pelurusan rambut menggunakan flat iron dan sisir biasa.

Sedangkan pada proses rebonding menggunakan teknik yang bertujuan agar obat pelurus rambut meresap ke dalam kutikel rambut hingga struktur alami rambut menjadi lurus. Selain dengan smoothing dan rebonding, cara meluruskan rambut dengan susu juga bisa menjadi pilihan. Waktu pengerjaannya sendiri juga berbeda antara smoothing dan rebonding. Pada proses smoothing memerlukan waktu lebih lama dibanding rebonding, yaitu sekitar 3 jam, sedangkan rebonding membutuhkan waktu sekitar 2-3 jam tergantung jenis rambut awal.

5. Bahan yang Digunakan

Perbedaan rambut smoothing dan rebonding terletak pada bahan yang digunakan yaitu pada rebonding lebih banyak menggunakan obat yang mengandung banyak bahan kimia, sedangkan pada smoothing menggunakan sedikit bahan yang mengandung bahan kimia karena bertujuan menutrisi rambut dan tidak mengubah struktur alami rambut secara permanen seperti rebonding. Selain dengan smoothing dan rebonding, cara meluruskan rambut dengan cuka bisa menjadi pilihan.

6. Harga

Sesuai dengan hasil akhir, daya tahan, teknik, waktu, dan bahan yang digunakan, harga smoothing pun berbeda dengan harga rebonding. Meski keduanya memiliki keunggulan, namun harga smoothing lebih mahal dibanding rebonding. Harga smoothing biasanya sekitar Rp. 250.000, sementara rebonding dipatok harga antara Rp. 100.000 hingga Rp. 150.000. Apabila ingin meluruskan rambut dengan biaya murah, maka cara meluruskan rambut dengan kulit semangka bisa menjadi pilihan. Selain itu, cara meluruskan rambut dengan kapur sirih dan attack juga bisa dicoba.

7. Perawatan

Setelah melakukan proses smoothing dan rebonding, tentu perlu dilakukan perawatan rambut yang tepat agar rambut tidak rusak. Misalnya, setelah melakukan rebonding pada bulan pertama disarankan tidak boleh melakukan penataan rambut dan mewarnai rambut, yang akan membuat rambut menjadi semakin kering dan rusak. Sedangkan, smoothing bisa melakukan penataan rambut dengan gaya lain jika ingin melakukannya. Namun, agar rambut tetap lurus natural disarankan untuk melakukan smoothing 3 bulan sekali. Selain itu, gunakan produk perawatan rambut yang tepat untuk mempertahankan rambut tetap lurus.

Itulah beberapa perbedaan rambut smoothing dan rebonding yang telah dijelaskan secara lengkap. Apabila Anda tertarik untuk meluruskan rambut dengan cara rebonding ataupun smoothing, sebaiknya perhatikan jenis rambut awal dan efek samping yang ditimbulkan dari smoothing serta rebonding yang bisa saja merusak rambut Anda. Terlebih jika rebonding menggunakan bahan-bahan atau obat KW atau palsu, yang akan membuat proses rebonding gagal dan justru merusak rambut. Oleh karena itu, perhatikan dan lebih berhati-hati sebelum melakukan rebonding maupun smoothing.

Content retrieved from: https://gayarambut.co.id/perbedaan-rambut-smoothing-dan-rebonding.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *